GOWA – Kawasan wisata Malino, Kabupaten Gowa, dipenuhi semangat petualangan saat sekitar 1.300 rider trail dari berbagai provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang Wisata Adventure Malino (WAM) 2026 yang diselenggarakan oleh Komunitas Trail 1927 Malino, Sabtu (11/7/2026).

Berpusat di Lapangan Tembak Malino, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan tantangan jalur ekstrem khas pegunungan Malino, tetapi juga menjadi magnet wisata yang mendatangkan ribuan pengunjung serta memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

 

Ketua Panitia, Nuzul Mussawir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan WAM 2026.

 

“WAM bukan sekadar ajang menyalurkan hobi dan menguji kemampuan berkendara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun budaya keselamatan berkendara,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mematuhi aturan panitia, mengutamakan keselamatan selama melintasi jalur adventure, serta menjaga kebersihan dan kelestarian alam Malino sebagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan.

 

Nuzul turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa, Polda Sulawesi Selatan, Polres Gowa, Kejaksaan Negeri Gowa, serta para sponsor seperti Bank Sulselbar, BPN Gowa, Bapenda Gowa, Links Decal, dan Rumah Kurcaci atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Sebelum pelepasan peserta, Plt Kapolres Gowa Kombes Pol. Gani Ardiansyah, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan adventure trail bukan hanya tentang adrenalin, tetapi juga menjadi ruang memperkuat solidaritas dan persaudaraan antarkomunitas pecinta motor trail dari berbagai daerah.

 

“Kami berharap kegiatan ini memberikan kesan positif kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kecintaan para rider terhadap alam sehingga tumbuh kesadaran untuk terus menjaga kelestariannya,” katanya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan.

 

“Jangan ugal-ugalan di jalan raya. Nikmati adrenalin di jalur yang telah disiapkan panitia. Salam satu jalur,” pesannya.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa, Andi Ardiaman, S.H., M.H., yang juga bertindak sebagai pembina kegiatan sekaligus peserta, menilai WAM 2026 memiliki manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

 

Menurutnya, olahraga petualangan seperti trail mampu membangun komunikasi sosial yang inklusif, mempererat persaudaraan lintas komunitas, sekaligus menjadi sarana efektif mempromosikan potensi wisata Malino.

 

Dengan sekitar 1.300 rider yang hadir ditambah keluarga dan pendamping, diperkirakan lebih dari 2.000 orang beraktivitas di kawasan Malino selama pelaksanaan kegiatan. Kondisi tersebut memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang kecil, UMKM, penyedia penginapan, rumah sewa, hotel, hingga sektor jasa lainnya.

 

“Event seperti ini layak mendapat dukungan semua pihak agar generasi muda memiliki ruang positif untuk menyalurkan hobinya, bukan kebut-kebutan di jalan raya,” ujarnya.

 

Selain menyajikan jalur adventure yang menantang, WAM 2026 juga menghadirkan Drag Tanjakan Bor Up, kompetisi menaklukkan tanjakan ekstrem yang disebut sebagai yang pertama digelar di Sulawesi Selatan. Untuk kategori Srikandi, peserta diperbolehkan menggunakan motor bebas sesuai ketentuan panitia.

 

Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, antara lain satu unit Kawasaki KLX 140 sebagai hadiah utama, tiga unit motor listrik, hadiah hiburan, serta penghargaan The Best Rider.

 

Sejumlah pelaku UMKM di Malino berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin karena terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor usaha lokal, serta memperkuat posisi Malino sebagai salah satu destinasi wisata dan olahraga petualangan unggulan di Sulawesi Selatan.

 

Kegiatan WAM 2026 turut dihadiri Camat Tinggimoncong, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa, unsur Forkopimda, komunitas trail dari berbagai daerah, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.