SUNGGUMINASA, Tubarania.com – Sinergi antara Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf Usman dengan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Gowa menjadi langkah strategis dalam membangun keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus membuka ruang bagi kreativitas seni di tengah masyarakat.
Kolaborasi tersebut menunjukkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan komunikasi humanis dengan melibatkan berbagai komunitas sebagai bagian dari elemen masyarakat.
KPJ Gowa selama ini dikenal sebagai wadah bagi para pelaku kesenian jalanan, khususnya musisi dan penyanyi yang menyalurkan kreativitas melalui musik di ruang-ruang publik.
Bagi para pelakunya, musik jalanan bukan sekadar hiburan. Aktivitas tersebut menjadi ruang untuk berekspresi, membangun solidaritas, sekaligus menyampaikan pesan-pesan sosial kepada masyarakat.
Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf Usman mengatakan komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas seni dan pemuda.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Komunitas seni juga memiliki ruang dan peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif,” ujar Muhammad Yusuf Usman.
Ia berharap KPJ Gowa dapat terus menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat dan kreativitas melalui kegiatan seni, khususnya musik.
“Kesenian dan musik dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang positif. Kami tentu mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan ruang kreativitas sekaligus membawa pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KPJ Gowa, Revin Pataroi Rahman, mengatakan komunitas penyanyi jalanan tidak ingin dipandang hanya sebagai kelompok yang beraktivitas di ruang publik.
Menurut Revin, para seniman jalanan memiliki potensi untuk menjadi bagian dari pembangunan sosial serta turut menjaga suasana kondusif di daerah.
“KPJ Gowa hadir bukan sekadar menyanyi di jalan. Kami ingin menunjukkan bahwa kesenian jalanan, terutama musik, bisa menjadi media menyampaikan pesan sosial, mempererat persaudaraan dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Revin.
Ia menilai sinergi dengan kepolisian menjadi momentum penting bagi KPJ Gowa untuk memperkuat peran komunitas seni sebagai mitra masyarakat dan pemerintah.
“Ketika polisi membuka ruang komunikasi dengan komunitas, kami merasa dihargai dan dilibatkan. Ini yang harus terus dibangun. Kami siap menjadi bagian dari upaya menciptakan Gowa yang aman, damai dan nyaman melalui jalur kesenian,” katanya.
Revin menambahkan, musik memiliki kekuatan untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Pesan mengenai perdamaian, kebersamaan, antikekerasan hingga kepedulian sosial dapat disampaikan melalui karya maupun pertunjukan musik.
Karena itu, KPJ Gowa mendorong agar ruang-ruang publik dapat dimanfaatkan secara positif oleh para pelaku seni dengan tetap memperhatikan ketertiban dan kepentingan masyarakat.
Sinergi antara Polresta Gowa dan KPJ Gowa diharapkan tidak berhenti pada komunikasi semata, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
Kolaborasi kepolisian dengan komunitas seni tersebut juga menjadi gambaran pendekatan humanis dalam membangun kamtibmas. Kepolisian hadir melalui komunikasi dan pembinaan, sementara komunitas seni mengambil peran melalui kreativitas serta penyampaian pesan-pesan positif.
Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi lintas elemen, Gowa diharapkan tidak hanya menjadi daerah yang aman dan tertib, tetapi juga menjadi ruang yang memberikan kesempatan luas bagi masyarakat untuk berkarya, berekspresi dan berkontribusi melalui kesenian.
Kesenian jalanan dan musik pun dapat menjadi jembatan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun Gowa yang lebih aman, damai dan sejahtera.
Wartawan: Indra, Editor: Bachtiar Tahir



Tinggalkan Balasan