



MAKASSAR | TUBARANIA.COM-Garda Aktivis Mahasiswa Indonesia (GAKMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Rutan Kelas I Makassar sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli), jual beli kamar tahanan, hingga peredaran narkoba di dalam lingkungan rutan 8/1/2026.
Dalam orasinya, Ketua Umum GAKMI, Dhincorax, menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat dan keluarga warga binaan terkait dugaan penyimpangan tersebut.
โKami mendesak Kementerian Hukum dan HAM serta aparat penegak hukum segera menindak tegas oknum yang terlibat. Rutan bukan tempat bisnis ilegal, tapi tempat pembinaan,โ tegas Dhincorax.
Massa aksi menilai bahwa pimpinan Rutan Kelas I Makassar telah gagal melakukan pengawasan internal. Bahkan, dugaan keterlibatan oknum dalam praktik ilegal ini memperburuk citra institusi pemasyarakatan.
Tuntutan Aksi GAKMI:
1. Copot Kepala Rutan Kelas I Makassar.
2. Bentuk tim investigasi independen.
3. Bongkar mafia pungli dan peredaran narkoba di dalam rutan.
4. Audit total sistem pengawasan dan pelayanan di rutan.
5. Transparansi dan keterlibatan publik dalam pemasyarakatan.
GAKMI menegaskan akan kembali turun ke jalan dalam Aksi Jilid II jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.
โKami tidak akan berhenti sampai oknum nakal ditindak. Rutan bukan sarang bisnis haram!โ tutup Dhincorax
Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat kepolisian. GAKMI berjanji akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keadilan dan reformasi hukum.

