



Takalar, 06 November 2025 — Sinergi dan kekompakan antara Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) dari tiga kabupaten — Takalar, Jeneponto, dan Gowa — kembali membuahkan hasil nyata. Upaya bersama dalam menindaklanjuti kasus pencurian ternak (curnak) di wilayah Dusun Lerekang, Desa Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar, berhasil mengungkap dua orang yang diduga sebagai pelaku.
Kedua terduga pelaku tersebut berhasil diamankan di Lingkungan Pannara’, kelurahan malewang, kecamatan polut kabupaten takalar, dan diserahkan ke pihak Kepolisian Sektor Polut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya mengakui keterlibatan tujuh rekan lainnya, sehingga total pelaku yang diduga terlibat dalam kasus ini mencapai sembilan orang. Saat ini, tujuh pelaku lainnya masih dalam tahap pengejaran oleh pihak kepolisian.
Abdul Karim Dg Tobo, salah satu anggota FKPM Jeneponto, mengungkapkan bahwa kerja sama lintas daerah ini menunjukkan semangat dan kepedulian bersama terhadap keamanan masyarakat. “Kami dari FKPM Jeneponto, khususnya dari wilayah Kecamatan Bangkala Barat, tak pandang hujan dan jarak. Kami tetap hadir di Polsek Polut untuk membantu mencari para pelaku lainnya,” ujarnya.
Kegiatan pengejaran dan pengamanan terduga pelaku pada hari ini dipimpin langsung oleh Abdul Malik Nur Kr Nai, Ketua FKPM Kecamatan Bangkala Barat, didampingi oleh Abdul Karim Dg Tobo (Purn TNI), Bakri Dg Tobo (Purn TNI), serta puluhan anggota FKPM lainnya dari Jeneponto. Kekompakan dan koordinasi antar daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menelusuri jaringan pelaku curnak ini.
Dari Kabupaten Gowa, turut hadir Abdul Rahim Dg Jarre, Ketua FKPM Desa Manjapai, yang memberikan dukungan penuh dalam aksi tersebut. Sementara itu, dari FKPM Takalar selaku tuan rumah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Umum FKPM Takalar, Muh Ali Dg Nantang, bersama Ketua Harian Muh Basri Dg Tayang, serta Ketua Humas FKPM Takalar, Muh Saleh, S.Sos Dg Tata. Beberapa ketua FKPM desa dan kecamatan bersama puluhan anggota lainnya juga hadir memperkuat barisan solidaritas tersebut.
Aksi bersama ini menjadi bukti bahwa FKPM tidak hanya berfungsi sebagai wadah kemitraan antara masyarakat dan kepolisian, tetapi juga garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Kekompakan lintas kabupaten ini diharapkan menjadi contoh nyata bagi wilayah lain, bahwa dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, tindak kriminal seperti pencurian ternak dapat diminimalisir secara efektif.

