Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Gowa, Tubarania.com  || Kinerja pemerintahan Desa Taeng Kecamatan Pallangga kembali menunjukkan wajah yang tidak bertanggung jawab, dengan membiarkan sampah menumpuk membahayakan kesehatan masyarakat tanpa tindakan nyata hingga kini Selasa (27/01/2026).

Keluhan yang sudah berulang kali disampaikan tidak hanya diabaikan oleh pihak desa, namun dinas terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa juga tidak tampak memberikan intervensi yang dibutuhkan, seolah-olah masalah kebersihan ini bukan urusan penting bagi pemerintah daerah.

Pihak desa yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan publik justru menunjukkan sikap acuh tak acuh yang memprihatinkan. Warga yang sudah berkali-kali melaporkan kondisi sampah yang berserakan di gusung desa Taeng mengaku sangat kecewa, karena tidak ada satupun langkah konkret dari kepala desa dan jajarannya untuk mengatasi permasalahan yang jelas-jelas mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan hidup warga.

Ini bukan sekadar kelalaian kecil, melainkan bentuk kegagalan total dalam menjalankan mandat untuk melayani masyarakat yang dipercayakan kepadanya.

Terlebih lagi, kondisi ini menjadi tuduhan langsung terhadap tidak adanya dukungan terhadap program “Annangkasi” Bupati Gowa Husnia Talerang yang mengedepankan kebersihan lingkungan sebagai salah satu pilar pembangunan Bersih dan sehat.

Jika kepala desa bahkan tidak memiliki kepedulian sekecil apa pun terhadap program utama pemimpin daerah, maka jelaslah bahwa ada kesenjangan yang sangat lebar antara janji kampanye dan realitas pelaksanaan di lapangan.

Sikap pembiaran terhadap sampah sama saja dengan mencambuk wajah program bupati yang telah digulirkan dengan harapan besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gowa.

Namun bukan hanya desa yang harus dituntut pertanggungjawabannya. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa juga harus dipertanyakan peran dan fungsinya di sini.

Sebagai instansi yang berwenang mengelola dan mengawasi masalah lingkungan, DLH seharusnya tidak hanya berdiam diri melihat desa-desa gagal menjalankan tugasnya.

Tidak adanya tindakan pengawasan, bimbingan teknis, atau bahkan teguran terhadap Desa Taeng yang jelas-jelas gagal menangani sampah menunjukkan bahwa dinas ini juga kurang tanggap dan tidak memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kebersihan wilayah Kabupaten Gowa.

Warga yang sudah tidak tahan lagi dengan kondisi yang semakin memburuk mengingatkan bahwa masalah sampah bukan hanya soal kebersihan semata, melainkan persoalan kesehatan masyarakat yang sangat krusial.

Penumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menjadi sumber penyakit seperti demam berdarah, diare, dan berbagai masalah kesehatan lain yang bisa meluas menjadi wabah jika tidak segera ditangani.

Masyarakat tidak bisa terus menerus dipermalukan dan dipermainkan oleh pejabat yang hanya sibuk memegang jabatan namun tidak mau bekerja sesuai dengan amanah yang diberikan.

Akibatnya, warga secara tegas menuntut agar Camat Pallangga segera turun tangan untuk mengambil alih penanganan masalah sampah di Desa Taeng jika pihak desa tetap tidak mampu atau tidak mau bertindak.

Selain itu, DLH Kabupaten Gowa juga harus segera melakukan tindakan tegas dengan memberlakukan sanksi yang sesuai terhadap desa yang gagal menjalankan kewajibannya, sekaligus segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan sampah dan membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Desa Taeng.

Jika pemerintah kabupaten termasuk dinas terkait tetap tidak mau bergerak, maka jelas bahwa mereka sama saja dengan bersekongkol dalam menyiksa masyarakat dengan kondisi lingkungan yang kumuh dan berbahaya.