Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Makassar, 30 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Pelajar Pasilambena (DPP GMPP) Kabupaten Kepulauan Selayar resmi melantik kepengurusan periode 2026–2027 di Hotel Grand Malibu, Kota Makassar.

Momentum ini menjadi penanda estafet kepemimpinan baru sekaligus komitmen untuk menata kembali arah gerakan organisasi menuju karakter yang lebih progresif, kritis, dan berdaya saing.

Pelantikan tersebut dihadiri sejumlah tokoh pemerintah dan elemen masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat generasi muda Pasilambena yang terus berproses dan berkontribusi di Kota Makassar. Kehadiran mereka menjadi pengakuan bahwa GMPP Selayar memiliki peran strategis sebagai wadah pengembangan sumber daya manusia mahasiswa Selayar, khususnya Pasilambena.

Sebagai satu-satunya organisasi daerah yang membawa nama Selayar di Makassar, GMPP selama ini konsisten menghadirkan ruang-ruang kaderisasi, diskusi, advokasi, serta kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa. Organisasi ini dinilai menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Pasilambena untuk tumbuh secara intelektual, sosial, dan kepemimpinan.

Ketua Umum DPP GMPP Kabupaten Kepulauan Selayar periode 2026–2027, Hijratu, dalam sambutannya menegaskan bahwa eksistensi GMPP hari ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu yang harus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi berikutnya.

“GMPP Selayar adalah satu-satunya organisasi daerah Selayar yang mampu bertahan dan eksis sampai hari ini. Maka menjadi tanggung jawab moral kita semua untuk melanjutkan estafet kepemimpinan. Lembaga ini didirikan bukan untuk kepentingan segelintir orang, tetapi untuk generasi Pasilambena, baik di Makassar maupun di Selayar,” tegas Hijratu.

Ia juga menekankan bahwa GMPP harus menjadi organisasi yang independen, objektif, dan berani bersikap.

“GMPP tidak boleh pandang bulu. Siapapun yang melakukan hal yang merugikan masyarakat, harus kita sikapi. Itulah peran kita sebagai mahasiswa,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Aksi dan Advokasi DPP GMPP, Ardiansyah, dalam orasi ilmiahnya menyampaikan peringatan keras kepada pemerintah daerah agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, GMPP akan mengambil peran sebagai kontrol sosial dan penyaring kebijakan publik, khususnya yang berdampak langsung pada masyarakat Kecamatan Pasilambena.

“Jika kebijakan pemerintah tidak pro-rakyat, maka GMPP akan hadir sebagai garda terdepan untuk mengkritisi dan mengawal. Mahasiswa tidak boleh diam ketika masyarakat dirugikan,” ujarnya.

Ardiansyah juga menyoroti persoalan pendidikan di Pasilambena yang dinilai masih memprihatinkan, terutama terkait minimnya fasilitas dan sumber daya belajar yang layak.

“Pendidikan harus menjadi prioritas utama. Amanah undang-undang jelas: mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun realitas di daerah pelosok justru masih jauh dari kata layak. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” pungkasnya.

Melalui pelantikan ini, GMPP Kabupaten Kepulauan Selayar menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi mahasiswa yang progresif, responsif terhadap persoalan daerah, serta konsisten mengawal kepentingan masyarakat.

Dengan semangat baru kepengurusan 2026–2027, GMPP diharapkanterus menjadi lokomotif perubahan, penggerak intelektual muda, dan mitra kritis pemerintah demi terwujudnya Selayar dan Pasilambena yang lebih maju dan berkeadilan.

Sumber : pengurus DPP GMPP Selayar