

MALINO, GOWA | TUBARANIA.COM– Perayaan kelulusan sekolah yang seharusnya menjadi momen sukacita berubah menjadi aksi anarkis. Tiga orang pemuda berstatus pelajar di Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh puluhan peserta pawai kelulusan pada Rabu (15/4/2026) sore.
Kronologi kejadian peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WITA di depan Kantor PLN Ranting Malino. Saat itu, tiga korban yakni Muh. Aril Syaputra, Nur Fadil, dan Tegar sedang duduk santai di lokasi kejadian.
Secara tiba-tiba, rombongan pawai kelulusan yang diperkirakan berjumlah lebih dari 50 orang melintas dan langsung melakukan penyerangan secara membabi buta. Tanpa alasan yang jelas, massa mengeroyok ketiga korban. Dalam aksi tersebut, korban Muh. Aril Syaputra mengalami luka serius setelah ditikam di bagian kepala, sementara Nur Fadil dan Tegar mengalami luka-luka akibat hantaman benda tumpul dan pukulan.
Kondisi korban dan penanganan medis pasca kejadian, ketiga korban segera dilarikan ke Puskesmas Tinggimoncong untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan keterangan keluarga korban, kondisi Muh. Aril Syaputra kini sedang dalam pengawasan medis akibat luka senjata tajam yang dideritanya.
Pihak Polsek Tinggimoncong bergerak cepat merespons laporan warga. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengambil langkah-langkah hukum sebagai berikut:
1. Mengamankan 4 orang terduga pelaku utama pengeroyokan.
2. Menyita barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan saat aksi penyerangan.
3. Melakukan pendalaman terhadap peserta pawai lainnya yang terlibat dalam kerumunan tersebut.
Tanggapan Lembaga PEMATIK Sulsel Ketua Umum Lembaga PEMATIK (Pembela Masyarakat Anti Tindakan Kekerasan) Sulawesi Selatan, Said, memberikan pernyataan tegas terkait insiden berdarah ini. Ia mengecam keras tindakan premanisme yang berkedok perayaan kelulusan.
”Kami mengutuk keras aksi pengeroyokan ini. Kami meminta agar para pelaku diproses hukum seadil-adilnya sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Di sisi lain, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Tinggimoncong beserta jajaran yang telah bertindak aktif dan profesional dalam mengamankan pelaku dan barang bukti dalam waktu singkat,” ujar Said.
Pihak keluarga korban berharap agar proses hukum berjalan transparan dan seluruh oknum yang terlibat, termasuk otak dari penyerangan ini, dapat segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sumber Berita: Keterangan Korban dan Keluarga Korban

