Iklan
Iklan

GOWA |TUBARANIA.COM— Pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng sempat memicu polemik dan kesalahpahaman di tengah warga. Miskomunikasi ini mencuat setelah adanya pemberitaan dari salah satu media siber yang menyebutkan bahwa adanya proyek pembangunan koperasi merah putih (KMP) .

​Kenyataannya, proyek tersebut tidak menghilangkan fasilitas olahraga yang ada, melainkan justru bangunan yang digunakan itu adalah tambahan dari lapangan yang sudah ada.

​Ketidaksepahaman ini awalnya dirasakan oleh Bachtiar Tahir, seorang warga Dusun Mattiro Baji, Desa Panciro. Pada Sabtu (30/5/2026), ia mengungkapkan bahwa gejolak ini bermula karena dirinya dan sejumlah warga tidak mendapatkan penjelasan awal serta undangan resmi dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panciro terkait manfaat dan tujuan jangka panjang dari kehadiran Koperasi Merah Putih tersebut.

​”Ini murni karena adanya kesalahan miskomunikasi di awal,” ujar Bachtiar.

​Penjelasan tokoh masyarakat
​polemik ini akhirnya menemui titik terang setelah dua tokoh masyarakat Desa Panciro, H. Nurdin Johasang dan Anwar Malolo, memberikan penjelasan secara mendalam dan detail kepada warga.

​Mereka memaparkan manfaat strategis dari pembangunan Koperasi Merah Putih ini, di antaranya:

​-Penguatan Ekonomi: Kehadiran koperasi secara tidak langsung akan sangat membantu mendongkrak perekonomian masyarakat Panciro.

-​Aset Desa: Bangunan dan fasilitas ini diproyeksikan akan menjadi aset jangka panjang milik Pemerintah Desa Panciro.

​Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, warga yang sebelumnya sempat bingung akhirnya dapat memahami dan menerima program pembangunan ini dengan baik.

​Harapan Pengelola Koperasi
​Di sisi lain, Pengelola Koperasi Merah Putih (KMP) Desa Panciro, H. Mustari Dg Ngila, menaruh harapan besar terhadap keberadaan program ini. Ia berharap penuh agar kehadiran KMP benar-benar menjadi motor penggerak yang membantu kesejahteraan masyarakat setempat.

​”Kami berharap banyak program ini bisa membantu masyarakat di sini. Kami juga memohon doa dari seluruh warga mudah-mudahan proses pembangunan gedung koperasi ini bisa cepat selesai tanpa kendala,” pungkas H. Mustari Dg Ngila.

Editor: Bachtiar Tahir