

GOWA|TUBARANIA.COM– Sebuah insiden kekerasan dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang sopir truk dan pengemudi minibus viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Jembatan Kembar, Pangkabinanga, Kabupaten Gowa, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kronologi kejadian berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat sebuah mobil truk menyambar badan mobil minibus di kawasan Jembatan Kembar. Pasca insiden tersebut, sopir truk sempat melanjutkan perjalanannya tanpa berhenti di lokasi kejadian, hingga akhirnya diketahui truk tersebut terparkir di kawasan Pangkabinanga, yang diduga merupakan tempat tinggal sopir tersebut.
Pada Jumat (19/6/2026), pihak sopir truk memberikan klarifikasi terkait tindakannya. Menurut pengakuannya, ia tidak berhenti di lokasi kejadian karena merasa tidak ada kerusakan berarti yang ditimbulkan pada mobil minibus tersebut. Sopir truk juga menegaskan bahwa dirinya memiliki iktikad baik untuk bertanggung jawab dan bersedia menanggung biaya perbaikan jika memang ditemukan kerusakan pada kendaraan korban.
Namun, situasi memanas saat kedua belah pihak bertemu untuk melakukan klarifikasi. Sopir truk yang tampak tersulut emosi tiba-tiba mengeluarkan sebilah parang panjang.
Dalam pengakuannya, pengemudi minibus menyebutkan bahwa dirinya mengalami luka pada bagian punggung akibat hantaman senjata tajam tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan diambil oleh pihak korban terkait aksi penganiayaan yang dialaminya. (Red)

